Ketika ditanyakan mengenai IQnya pada tahun 2004, Hawking menjawab, "Saya tidak tahu. Orang yang membanggakan IQnya adalah seorang pecundang."
Farrah Gray adalah seorang pemuda yang dinamis dan optimis, yang senantiasa percaya akan kata-kata neneknya yang berbunyi:
"If better is possible, than good is just not enough."
"If better is possible, than good is just not enough."
"Jangan mengubah dirimu, hanya karena pendapat orang lain tentangmu. Jangan biarkan mereka bahagia, tapi dirimu sendiri tersiksa."
"jangan dibanggakan,tapi syukurilah"
"Jangan pernah membiarkan keajaiban pergi!"
~ Wowisms
"Orang tampaknya selalu lebih tahu, bagaimana orang lain seharusnya menjalani hidup, tapi mereka tidak tahu bagaimana seharusnya menjalani hidup sendiri."
"…Dan pada akhirnya dikatakan bahwa setiap orang percaya akan dusta terbesar di dunia."
"Apakah gerangan dusta terbesar itu?"
"Beginilah dusta terbesar itu: bahwa pada satu titik dalam hidup kita, kita kehilangan kendali atas apa yang terjadi pada kita, dan hidup kita jadi dikendalikan oleh nasib. Demikianlah dusta terbesar itu."
"…ada satu kebenaran mahabesar di planet ini: siapapun dirimu, apapun yang kaulakukan, kalau engkau sungguh-sungguh menginginkan sesuatu, itu karena hasrat tersebut bersumber dari jiwa jagat raya. Itulah misimu di dunia ini."
"Satu-satunya kewajiban sejati manusia adalah mewujudkan takdirnya."
"ada hal-hal yang tidak perlu dipertanyakan, supaya kau tidak melarikan diri dari takdirmu."
"Tidak setiap orang merasa bahagia kalau mimpinya menjadi kenyataan."
"Kau harus selalu tahu pasti apa yang kau inginkan."
"Sebab aku tidak hidup di masa lalu ataupun di masa depan. Aku hanya tertarik pada saat ini. Berbahagialah orang yang bisa berkonsentrasi hanya untuk saat ini."
"…rasa takut akan penderitaan justru lebih menyiksa daripada penderitaan itu sendiri."
"Kalau kau punya harta berharga, dan kaucoba menceritakannya pada orang-orang lain, jarang sekali yang percaya pada ucapanmu. "
"lebih baik diasingkan daripada menyerah pada kemunafikan" -soe hok gie-
“Kami jelaskan apa sebenarnya tujuan kami. Kami katakan bahwa kami adalah manusia-manusia yang tidak percaya pada slogan. Patriotisme tidak mungkin tumbuh dari hipokrisi dan slogan-slogan. Seseorang hanya dapat mencintai sesuatu secara sehat kalau ia mengenal obyeknya. Dan mencintai tanah air Indonesia dapat ditumbuhkan dengan mengenal Indonesia bersama rakyatnya dari dekat. Pertumbuhan jiwa yang sehat dari pemuda harus berarti pula pertumbuhan fisik yang sehat. Karena itulah kami naik gunung.”
― Soe Hok Gie, Soe Hok Gie: Catatan Seorang Demonstran
― Soe Hok Gie, Soe Hok Gie: Catatan Seorang Demonstran
Tidak ada komentar:
Posting Komentar